Trend Digital Marketing 2022
Sabtu, 29/01/2022, 19:30:51
OLEH: FEBI NUR ANISA
terbitan: panturanews.com
PEMASARAN merupakan hal yang sangat penting dalam dunia bisnis. Terhitung sejak adanya pandemi yang mengharuskan karyawan swasta di rumahkan, kini tak jarang yang harus putar otak untuk terus bertahan hidup, salah satunya dengan berwirausaha mandiri.
Para pelaku bisnis baik kecil, menengah, maupun besar saling adu strategi dalam dunia pemasaran, tentu untuk meraup konsumen sebanyak-banyaknya.
Dunia marketing atau pemasaran kini semakin berkembang, ditambah lagi jika hal ini dipadukan dengan digitalisasi yang sekarang sudah memasuki tahun baru yakni 2022, maka akan lahir sebuah trand baru di dunia pemasaran yakni digital marketing. Merupakan strategi penjualan online untuk menjangkau orang melalui sosial media by internet.
Banyak sekali miliyarder yang lahir tidak terlepas dari penguasaan digital marketing yang elok, mulai dari artis youtobe, selebgram, bahkan enterpreneur muda yang begitu piawai dalam mengemas konten maupun produknya pada media digital.
Marketing convensional yang melakukan proses iklan dengan baliho-baliho tidak akan mendapatkan data setelahnya. Jika dibandingkan dengan digital marketing, secara jejak digital para perusahaan atau penyedia layanan akan mendapatkan data calon coustomer/customer/target pasarnya.
Data tersebut tentu akan sangat bermanfaat untuk menggiring calon customer menjadi customer, dan menjadikannya pelanggan tetap karna perusahaan sudah memiliki data yang akurat seperti hal apa yang diinginkan dan dibutuhkan target.
Adanya fitur Lookalike Audience merupakan salah satu dari fitur yang menguntungkan, dapat membantu menjangkau lebih bayak pelanggan potensial. Yang mana pada intinya dengan adanya fitur ini, dapat membantu jangkauan calon pelanggan paling potensial dalam artian kita dapat trading secara cuma-cuma. Dengan begitu tidak ada cara terbaik untuk penjualan kecuali dengan digital marketing bukan?
Namun kelemahanya adalah banyak sekali pemula yang masih gagap terkait hal ini. Maka untuk membuat praktisi pemasaran paham yang harus dilakukan adalah:
(1) yang pertama, self learning menggunakan modul, mulailah membaca dan belajar memahami dunia pemasaran bisa melalui buku maupun konten sesuai dengan minat belajar masing-masing.
(2) yang kedua, milikilah mentor dalam artian mentor disini bisa dari buku-buku yag ditulis oleh seorang tokoh seperti Philip Kotler maupun tokoh lain. Dengan pemikiran yang mereka tulis kita dapat memperoleh arahan dari situ.
(3) yang ketiga adalah praktek, ya memang benar akan pepatah yang mengatakan bahwa “guru terbaik adalah pengalaman” semakin kita terjun langsung ke dunia lapangan, maka kita akan semakin paham dengan real persoalan yang dihadapi, tidak hanya tentang teori saja. Dan dengan poin ketiga ini kita akan belajar “trial and error” kita tidak tau bagian mana yang salah kalau kita belum pernah mencobanya, maka kita harus mencoba untuk tau bagian mana yang salah dan butuh perbaikan.
Dari trik di atas, segera mulailah memanfaatkan kemajuan teknologi untuk mempermudah dalam segala urusan termasuk dalam dunia pemasaran. Memlulai dengan media yang ringan sebagai media pemasarannya seperti penggunaan aplikasi facebook ads dan Instagram ads, sebagai media penyedia fitur layanan khusus promosi dan iklan.
Dan untuk membuat bisnis menjadi lebih profesional maka perlu dibuatnya website khusus serta pelayangan yang dilakukan apabila menggunakan whatsapp, perlu adanya chatbot untuk performa yang lebih profesional dan modern serta untuk efisiensi waktu.
Komentar
Posting Komentar